Gambar tema oleh MichaelJay. Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 12 Februari 2017

Tari Datun - Kalimantan Timur

Written by  

Kancet Datun Julut (Tari Datun) Tarian Tanda Syukur


Related image

Tari Datun adalah tarian yang merupakan tarian bersama gadis suku Dayak Kenyah dengan jumlah tak pasti, bisa 10 hingga 20 orang. Menurut riwayatnya, tari bersama ini diciptakan oleh seorang kepala suku Dayak Kenyah di Apo Kayan yang bernama Nyik Selung, sebagai tanda syukur dan kegembiraan atas kelahiran seorang cucunya. Kemudian tari ini berkembang ke segenap daerah suku Dayak Kenyah.Tetapi menurut sumber lain, tarian ini diciptakan atas rasa syukur karena kesembuhan istrinya dari sakit yang cukup lama. Selepas peristiwa tersebut, tarian Datun Julud terus diminati dalam kalangan masyarakat sekitarnya dan terus berkembang ke kawasan daerah lain di Negeri Sarawak. Tarian Datun Julud biasanya dibawakan pada hari-hari besar atau pun untuk merayakan kedatangan pelawat ke rumah panjang terutama pelancong luar negeri. Tarian ini merupakan tarian wajib suku dayak kenyah. Sebab dalam upacara apa saja tari datun julud selalu dihadirkan. Seperti upacara adat mecaq undat atau pesta panen, tari ini selalu dilakukan. Bahkan bisa sehari penuh jika merayakan kemenangan dalam peperangan.  Tarian ini ditarikan perseorangan atau berkelompok. Biasanya, tarian Datun julud ini dibawakan pada waktu petang oleh sekumpulan wanita dayak kenyah. 

Karena tarian Datun Julud ini merupakan tarian untuk hiburan di rumah panjang, maka biasanya para penari hanya menggunakan pakaian seadanya. Tetapi jika ada tamu terhormat atau untuk menyambut hari-hari perayaan, beberapa pakaian yang digunakan adalah pakaian adat tradisional wanita Kenyah dengan berbagai macam motif dan warna (sapai, ta’a) berlengan pendek dan bermotif tradisi atau baju dan sarung (taah) beserta penutup kepala topi bulu (tapung puk) atau dapat pula menggunakan penutup kepala yang lebih sederhana dilengkapi dengan aksesoris  rumbai rumbai untuk penghias di tangan penari atau dapat pula berupa bulu burung enggang yang diletakkan di celah jari kedua belah tangan penari untuk sekedar perhiasan dan properti. Tarian ini biasanya dibawakan tanpa menggunakan alas kaki. Dalam kesempatan inilah, penari-penari wanita akan dinilai dari segi kecantikan dan kebolehan menari. Gerakan tarian ini lemah gemulai disertai lenggokan badan dan ayunan tangan dari sang penari menunjukkan kelembutan dan sopan santun dari gadis gadis suku dayak kenyah.  
                       
Related image Meskipun tari datun julud tidak sepopuler seperti tari enggang di Indonesia, tetapi tarian ini memiliki daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang melihatnya dan keingintahuan untuk mempelajarinya. Tari datun julud sebenarnya memiliki 2 versi. Yang populer pada masanya adalah tarian lemah gemulai yang menggunakan properti bulu burung enggang dengan iringan tari berupa alat musik sampe dan jatung utang. Kemudian muncul versi lain dari tarian ini dengan gerakan yang memiliki beberapa tempo cepat tetapi tidak mengubah gerakan indah dari tubuh si penari. Dengan menggunakan properti tongkat dari kayu jati yang panjangnya berkisar antara 90-130 cm namun bisa disesuaikan dengan kenyamanan si penari pula. Tarian ini muncul untuk menunjukkan rasa bersyukur serta kegembiraan khususnya pada saat upacara panen tiba dengan menggunakan musik pengiring berupa sampe dan ketipung untuk membuat suasana bersemangat dengan ciri khas bunyi hentakan tongkat dari penari saat persembahan di lakukan di rumah panjang, biasanya mereka akan menari mengelilingi ruai Ketua kampung dan kadang-kadang seluruh rumah panjang. Lama-kelamaan penonton pun akan datang beramai-ramai untuk menonton tarian tersebut. Persembahan ini menjadi meriah karena mereka akan berteriak untuk memberikan semangat pada para penari. Tarian ini sangat menarik hati penonton karena gerakannya yang lemah gemulai meskipun terdapat beberapa tempo yang cepat dan lenggokan badan serta ayunan tangan dari sang penari. Dari segi pakaian pula, corak dan motif yang beragam telah digunakan amat serasi dengan tarian. 

sumber referensi :

http://smart-pustaka.blogspot.co.id/2011/09/tari-datun.html

http://tarianindonesia-id.blogspot.co.id/2016/04/tari-datun-kalimantan-timur.html

Sabtu, 11 Februari 2017

Injit-injit semut - Jambi

Written by  

Injit-injit semut - Jambi 

Image result for makna lagu daerah injit injit semut

           Negeri Jambi adalah negeri yang kaya akan alam, kultur yang menarik, dan juga kekayaan kreatifitas rakyatnya turut menyempurnakan khasanah budaya negeri Jambi. Musik dan tari adalah hal yang juga sangat menarik yang bisa Piters nikmati. Bunyi-bunyian tradisional yang semarak juga turut memberikan sumbangan kekayaan non-materil kota kita, lagu pun juga menjadi perbincangan yang menarik. Membicarakan lagu rakyat, tentunya Jambi memiliki puluhan bahkan ratusan lagu rakyat atau lagu daerah, semua itu murni dari hasi pemikiran dan buah pekerjaan pendahulu kita, tapi  nggak jarang pula lagu-lagu tersebut hilang dan bahkan dicuri oleh negara lain. 

Injit-injit semut adalah salah satunya, lagu tradisional kita ini telah diklaim negara tetangga sejak tahun 2000 lalu. Padahal, segala aset kebudayaan ini merupakan sesuatu yang harus dijaga, dilestarikan dan diwariskan kepada anak cucu. Telah banyak pihak lokal yang tersadar dan mulai untuk menginventarisir kekayaan Jambi, Terkait dengan lagu 'Injit-Injit Semut' yang berasal dari Jambi dan diklaim negara lain, maka pemerintah kita akan berusaha mencari bukti-bukti outentik. Kalo sudah diperoleh bukti-bukti, barulah kita segera mempatenkan lagu tersebut. Sungguh sayang memang, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang banyak, tapi nggak ada satupun tangan-tangan iba yang memperdulikannya

Lagu ini biasa dinyanyikan untuk mengiringi anak-anak bermain. Permainannya sangat sederhana, yaitu dengan mencubit punggung tangan temannya. Jika temannya merasa sakit, maka tangannya naik keatas dan balik mencubit. Begitu seterusnya. Nah, bagi yang paling tahan dengan cubitan, dia akan memenangkan permainan.

Lirik Lagu Daerah Jambi Injit Injit Semut
Image result for makna lagu daerah injit injit semut

Jalan jalan ke Tanah Deli
Sungguh indah tempat tamasya
Kawan jangan bersedih
Mari nyanyi bersama sama

Kalau pergi ke Surabaya
Naik prahu dayung sendiri
Kalau hatimu sedih
Ya rugi diri sendiri

Naik prahu ke Pulau Sribu
Sungguh malang nasibku
Punya teman diambil orang
Ramai sungguh Bandar Jakarta
Tempat orang mengikat janji
Walau teman tak punya hati
Senang dapat bernyanyi

Injit injit semut
Siapa sakit naik diatas
Injit injit semut walau sakit
Jangan dilepas


link video injit injit semut - jambi



sumber :
http://www.wowlirik.com/2013/01/lirik-lagu-daerah-jambi-injit-injit.html
http://www.satujam.com/lagu-daerah-jambi/
http://arraction.blogspot.co.id/2012/11/injit-injit-semut-lagu-jambi-yang.html

Rujak cingur - JAWA TIMUR

Written by  
Rujak cingur - JAWA TIMUR


Jika kita berjalan – jalan ke Surabaya, tidak lengkap jika belum mencicipi kuliner yang satu ini, namanya Rujak Cingur. Tidak seperti rujak pada umumnya, yang terdiri dari buah – buahan segar dengan bumbu sambal kacang dan temen –temennya. Pertama kali tinggal di Surabaya, dibuatnya aku bingung dengan hal ini. Hal yang perlu diketahui di Surabaya dikenal 2 macam rujak, yaitu Rujak Manis 

Rujak cingur adalah salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama daerah asalnya Surabaya. Dalam bahasa Jawa kata "cingur" berarti "mulut", hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur),bengkoang, mangga muda, nanas, kedondong dan ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak uleg.

Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa Rujak Cingur adalah master piece kuliner khas yang nomor wahid di Surabaya. Hal ini dapat dilihat dari beragamnya bahan dan aneka bumbu untuk membuatnya serta cara penyajiannya yang khas.

Rujak Cingur ini sekilas hampir mirip dengan Gado – gado. Namun yang membedakan adalah bahannya yang menggunakan buah – buahan dan cingur. Selain itu saus bumbunya pun berbeda karena menggunakan petis dan bahan lainnya. Yang menjadi keistimewaan dari Rujak Cingur ini adalah perpaduan rasa dari sayur – sayuran, buah – buahan, dan saus petis yang menghasilkan rasa manis, gurih, legit dan sepat menjadi satu sehingga memberikan cita rasa yang khas pada Rujak Cingur ini. Selain itu rasa kenyal dari cingur, tentu memberikan sensasi tersendiri saat kita menyantapnya. 

Pertama yang menjadi khas pada Rujak Cingur adalah bumbunya. Inti dari bumbu Rujak Cingur adalah petis, ditambah dengan kacang, bawang putih, terasi dan cabai. Khusus untuk petis, beberapa penjaja Rujak Cingur yang terkenal selalu menggunakan petis nomor wahid. Sebagaimana salah satu penjaja Rujak Cingur di Ahmad Jaiz, menggunakan tehnik khusus khusus untuk campuran petisnya.
Petis yang digunakan adalah petis nomor 1 yang dicampur dengan petis kualitas nomor 2, kenapa mesti begitu ..? Masih menurut penjaja tersebut, jika menggunakan petis  nomor 1, maka akan terasa sekali amisnya sedangkan jika menggunakan petis nomor 2, rasa udangnya kurang keluar. Jadi jangan memiliki persepsi negative atau apriori dulu dengan warna hitam bak Lumpur dulu sebelum mencicipinya.

  • 300 gr cingur ( tulang rawan hidung sapi )
  • 60 gr kangkung rebus ( dicuci bersih )
  • 60 gr tempe goreng
  • 60 gr toge yang sudah bersih ( rebus )
  • 60 gr tahu goreng ( potong dadu )
  • 100 gr kacang panjang rebus ( potong-potong )
  • 1 buah mentimun ( potong-potong )
  • 60 gr buah mangga muda ( potong dadu )
  • 75 gr bengkuang ( potong dadu )
  • 75 gr kedondong ( potong dadu )
Bahan Sambal Petis :
  • 2 sendok makan petis udang
  • 10 buah cabe rawit
  • 2 sendok makan kacang tanah goreng
  • 1 sendok makan asam jawa
  • 1/2 sendok teh terasi goreng
  • 1 buah pisang klutuk ( iris iris )
  • garam secukupnya
  • gula secukupnya
  • penyedap rasa secukupnya
  • air secukupnya
Bahan Pelengkap :
  • bawang goreng secukupnya
Cara Membuat Rujak Cingur Surabaya :
  1. semua bahan sambal dicampur menjadi satu lalu dihaluskan
  2. siapkan mangkuk untuk menyajikan rujak cingur
  3. masukkan semua bahan kedalam mangkuk saji
  4. siram rujak cingur dengan kuah sambal petis
  5. sajikan rujak cingur dengan taburan bawang goreng


Pantai Kartini - Jepara

Written by  

Pantai Kartini - Jepara


Pantai Kartini Jepara. Pantai Kartini jepara ini merupakan suatu tempat wisata pantai yang terbilang digemari para wisatawan local maupun luar, jepara merupakan tempat kelahiran pahlawan ibu R.A Kartini karna itulah jepara disebut sebagai kota kartini, sebenarnya banyak tempat wisata yang menarik dikota jepara ini, namun kesempatan kali ini matajatim akan mengulas tentang wisata pantai yang difaforitkan dan sangat ramai dikunjungi para wisatawan, yaitu pantai kartini.

Jika sobat matajatim ingin merasaka indahnya panorama pantai sekaligus menyakskan bangunan kura-kura raksasa yang dikenal dengan nama kura-kura ocean park yang menawarkan beragam wahana seperti akuarium yang terdapat beragam jenis ikan, kura-kura, karang laut  cantik yang berada dalam bangunan raksasa tersebut, dan juga terdapat tempat bermai anak-anak , bioskop 3D yang biasanya menceritakan kehidupan bawah laut seekor penyu, petualangan bayi Dinosaurus & cerita menarik lainnya maka datanglah ke wisata pantai kartini yang berada di jepara ini.

Lokasi


Pantai KartiniPantai kartini terletak di Bulu, Jepara, Jawa Tengah. Pantai ini terletak 2,5 km ke arah barat Kantor Bupati Jepara. Letak Pantai Kartini ini sangat strategis karena berda di jalur transportasi laut menuju Taman Laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang.

Akses


Pantai Kartini dapat diakses melalui kota Semarang. Dari Semarang ambilah rute Semarang – Demak – Jepara. Perjalanan darat ini dapat Anda tempuh menggunakan motor atau mobil. Jika Anda ingin memiliki waktu yang lebih bebas maka sebaiknya menyewa mobil dari Semarang.

Dari kota Jepara sendiri untuk menuju pantai ini Anda hanya perlu berkendara sejauh 3 km saja. Perjalanan dari Jepara ke Pantai kartini tidak sulit karena nanti Anda akan dibantu dengan petunjuk arah yang telah tersedia di sepanjang perjalanan.
Sesampainya di Pantai Kartini nanti Anda akan menemui dua gerbang pintu masuk. Gerbang pintu masuk yang pertama adalah akses menuju dermaga Pantai Kartini. Wisatawan yang melalui gerbang ini biasanya akan menuju Karimun Jawa. Gerbang kedua adalah gerbang masuk menuju Pantai Kartini. Nah, nantinya Anda harus masuk melalui gerbang kedua.

Retribusi


Untuk bisa masuk ke Pantai Kartini Anda harus membayar biaya retribusi sebesar 5.000 Rupiah masing-masing orang. Sedangkan untuk biaya parkir kendaraan bermotor seperti sepeda motor, mobil, atau bus mulai dari 2.000 Rupiah sampai dengan 12.500 Rupiah. Biaya parkir ini tergantung dari kendaraan apa yang Anda bawa.

Pantai Kartini memiliki pasir yang putih dan ombak yang tenang. Pantai ini cocok dikunjungi sebagai wisata keluarga. Selain menawarkan keindahaan panorama alami pantai, ada beberapa wahana yang tersedia di pantai ini.
Berbeda dengan objek wisata pantai lain, di pantai ini bukan hanya keindahan panorama pantai yang ditonjolkan tetapi juga wahana hiburan dan pendidikan.
Wahana-wahana tersebut antara lain seperti Kura-kura Ocean Park, wahana bermain anak-anak, spoor mini, catur raksasa, panggung hiburan, tugu Kartini, kolam kecek, dan masih banyak lainnya. Selain wahana ini, pemerintah setempat juga akan membangun wahana lain seperti wave house, rumah bajak laut, bianglala, mini bumper boat, kapal pesiar mini, dan lain-lain.
Dari sekian banyak wahana yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu wahana yang terkenal dan banyak diminati oleh para wisatawan adalah Kura-kura Ocean Park. Untuk bisa masuk ke dalam wahana ini Anda diwajibkan membeli tiket masuk seharga 17.500 Rupiah per orang.
Kura-kura Ocean park adalah sebuah akuarium raksasa berbentuk kura-kura. Dibangunnya Kura-kura Ocean Park ini adalah sebagai sarana edukasi mengenai kehidupan bawah laut Indonesia yang beragam.
Bangunan Kura-kura Ocean Park ini terdiri dari dua lantai. Di mana lantai pertama di bagian depan digunakan sebagai kantor para pengelola, selain itu di lantai 1 ini juga terdapat beragam stand yang mejual souvenir khas Jepara bagi Anda yang berminat untuk membawa cindera mata bagi kerabat, teman kerja, dan keluarga yang ada di rumah.
Di bagian dalam lantai 1 terdapat taman laut yang terdiri dari sebuah akuarium super besar dengan lorong misteri bawah laut. Dari dalam lorong tersebut Anda bisa melihat kehidupan bawah laut dengan berbagai ikan berukuran besar. Ikan-ikan yang dapat Anda lihat di lorong ini antara lain Hiu, Dotty Back, Angel Fish, Pari, Giant Trafelly, Kakap, Kerapu, Jenaha, Triger, Mimi & Mintuna, Buntal, penyu dan juga terumbu karang.Selain aquarium super besar juga terdapat aquarium dinding sebanyak 12 buah dan 4 buah aquarium portable yang berisi beragam ikan air laut dan tawar yang berukuran kecil. Tersedia juga papan informasi touch screen yang akan membantu Anda mengenal lebih jauh tentang Jepara.
Di lantai ini juga terdapat sebuah touch pool yang berisi ikan air tawar dan kura-kura. Anda diijinkan untuk menyentuh kura-kura jinak yang ada di kolam ini. Bagi Anda yang ingin mencoba sensasi fish spa bisa merendamkan kaki Anda di kolam fish spa yang berisi ribuan ikan Garra Rufa dari Turki.
Wahana Kura-kura Ocean parn

Sedangkan di lantai 2, Anda akan disuguhi Jepara Sciece Park yang terdiri dari Papan Kreatif, Air Mancur Melayang, Peraga Sensor Tepuk dan Sensor Gerak, Kipas Angin Tanpa Baling-Baling, Simulator Pesawat Terbang, dan lain-lain. Di lantai ini juga Anda bisa menikmati pertunjukan IMAX Deep Sea 3D yang menarik.

sumber :

Rendang - SUMATERA BARAT (PADANG)

Written by  
Rendang SUMATERA BARAT (PADANG)


Hampir semua orang yang tinggal di Indonesia mengetahui apa itu rendang, mengingat banyaknya jumlah warung makanan Padang yang tersebar di seluruh Nusantara. Tapi apakah ada di antara kita yang tahu tentang sejarah masakan rendang khas Padang ini? Rendang merupakan sebuah makanan tradisional dari daerah Sumatera Barat, tepatnya Minangkabau, yang terbuat dari daging sapi diselimuti dengan racikan bumbu yang pedas

Rendang (bahasa Minang: Randang) adalah salah satu masakan tradisional Minangkabau yang menggunakan daging dan santan kelapa sebagai bahan utama dengan kandungan bumbu rempah-rempah yang kaya. Masakan dengan citarasa yang pedas ini digemari oleh seluruh kalangan masyarakat, dan dapat ditemukan di seluruh Rumah Makan Padang di Indonesia, Malaysia, ataupun di negara lainnya. Masakan ini kadang lebih dikenal dengan nama Rendang Padang, padahal rendang merupakan masakan khas Minang secara umum.Pada tahun 2011, rendang dinobatkan sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia) yang digelar oleh CNN International.

Bagi masyarakat Minang, rendang sudah menjadi salah satu bagian dari kehidupan kuliner mereka sejak jaman nenek moyang mereka. Untuk sejarah kapan pertama kali rendang diciptakan sendiri, sayangnya tidak banyak bukti tertulis yang dapat ditemukan. Salah satu dugaan yang muncul di kalangan para peneliti adalah bahwa panganan ini telah muncul sejak orang Minang mengadakan acara adat mereka untuk pertama kalinya. Awal mula sejarah masakan rendang khas Padang ini terdengar dimana-mana mungkin terjadi karena seni memasak ini terus berkembang dari Riau, Mandailing, Jambi, bahkan hingga ke Negeri Sembilan yang merupakan negara bagian federasi Malaysia karena perantau Minang yang tinggal di sana.

Catatan tentang rendang sebagai makanan tradisional dari daerah Minangkabau ditemukan pada awal abad ke-19, namun Gusti Anan, seorang sejarawan dari Universitas Andalas di Padang memiliki dugaan bahwa rendang sudah mulai muncul sejak abad ke-16. Hal ini ia simpulkan dari catatan literatur abad ke-19 dimana tertulis bahwa masyarakat Minang darat sering bepergian menuju Selat Malaka hingga Singapura. Perjalanan tersebut mereka lalui dengan jalur air dan bisa memakan waktu kurang lebih sekitar satu bulan. Mengingat tidak adanya perkampungan di sepanjang perjalanan itu, para perantau ini pasti sudah menyiapkan bekal makanan yang akan tahan hingga waktu yang lama, dan makanan itu adalah rendang. Gusti juga menduga bahwa pembukaan kampung baru di pantai timur Sumatera hingga Singapura, Malaka, dan Malaysia oleh masyarakat Minang pada abad ke-16 juga sudah mengikutsertakan rendang sebagai makanan mereka karena perjalanan tersebut butuh waktu berbulan-bulan.


Proses memasak rendang asli dapat menghabiskan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam), karena itulah memasak rendang memerlukan waktu dan kesabaran. Potongan daging dimasak bersama bumbu dan santan dalam panas api yang tepat, diaduk pelan-pelan hingga santan dan bumbu terserap daging. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering.

  • 1 kg Daging sapi pilihan, potong ukuran sesuai selera
  • 3 buah kelapa Tua, jadikan santan kental
  • 15 butir Bawang merah
  • 8 siung Bawang putih
  • 1 ons Cabai merah (kriting)
  • 2 cm Jahe
  • 2 cm lengkuas memarkan
  • 1 sendok teh merica bubuk
  • 2 batang Sereh geprek terlebih dahulu
  • 2 biji asam kandis
  • 2 buah Bunga pekak
  • 3 lembar Daun jeruk
  • 4 lembar Daun salam
  • 1 lembar Daun kunyit
  • Garam
  • Gula pasir
Bahan pelengkap
  • Kelapa serundeng yang sudah disangrai terlebihdahulu
  • 1 ons Hati sapi potong dadu kecil kemudian rebus
  1. Haluskan terlebih dahulu bawang merah dan putih, cabai, jahe dan lengkuas
  2. Mulai ungkep daging sapi yang sudah dipotong-potong dengan bumbu yang dihaluskan, tunggu sampai ber uap dan daging ungkepan kering.
  3. Masukan santan kental, merica bubuk, sereh, asam kandis, bunga pekak, daun jeruk, daun salam, garam dan gula pasir, kemudian aduk hingga merata, jangan lupa daun kunyit juga tapi sobek-sobek terlebihdahulu
  4. Tunggu sampai santan mendidih, dan sedikit mengeluarkan minyak, kemudian kecilkan api
  5. Campurkan bahan pelengkap kedalam rendang kemudian aduk lagi sampai merata
  6. Usahakan terus di aduk-aduk agar rendang tidak menempel pada wajan, tunggu sampai rendang berubah warna dan mengering
  7. Angkat rendang, dan siap untuk disajikan.
Tips tambahan
  1. Untuk menambah keempukan daging rendang yang kita buat usahakan daging yang sudah dipotong sebaiknya dipukul atau digeprek terlebih dahulu baru kemudian di ungkep
  2. Dalam proses pengungkepan daging rendang yang empuk dan enak biasanya memerlukan waktu yang agak lama kurang lebih semalaman penuh atau seharian, agar bumbu yang dipakai meresap
  3. Dalam memasak santan usahakan santan tidak pecah dan caranya dengan menggunakan gerakan memutar ke atas seperti ketika menimba.




Tradisi Pasola - Nusa Tenggara Timur

Written by  
Tradisi Pasola - Nusa Tenggara Timur


Image result for tradisi Pasola (Nusa Tenggara Timur)

Jika ada kesempatan berkunjung ke Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, jangan lewatkan kesempatan menyaksikan sebuah tradisi turun temurun bernama Tradisi Pasola.
Pasola berasal dari kata "sola" atau "hola", yang berarti sejenis lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dari atas kuda
 yang sedang dipacu kencang oleh dua kelompok yang berlawanan.Setelah mendapat imbuhan `pa' (pa-sola, pa-hola), artinya menjadi permainan. Jadi pasola atau pahola berarti permainan ketangkasan saling melempar lembing kayu dari atas punggung kuda yang sedang dipacu kencang antara dua kelompok yang berlawanan.Pasola merupakan bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba yang masih menganut agama asli yang disebut Marapu (agama lokal masyarakat sumba). Permainan pasola diadakan pada empat kampung di kabupaten Sumba BaratKeempat kampung tersebut antara lain KodiLamboyaWonokaka, dan Gaura.Pelaksanaan pasola di keempat kampung ini dilakukan secara bergiliran, yaitu antara bulan Februari hingga Maret setiap tahunnya.

Menurut cerita setempat, tradisi unik ini lahir dari kisah percintaan janda cantik jelita bernama Rabu Kaba. Sebelum menerima status janda, Rabu Kaba adalah istri sah dari Umbu Dula, satu di antara tiga bersaudara pemimpin warga Waiwuang. Dua saudara lainnya bernama Ngongo Tau Masusu dan Yagi Waikareri. Ketiga bersaudara ini kemudian berpamitan kepada warga Waiwuang untuk pergi melaut. Namun, ternyata mereka pergi ke daerah selatan Pantai Sumba Timur untuk mengambil padi. Setelah sekian lama, ternyata ketiga bersaudara tersebut tak kunjung pulang. Warga pun mencari jejak mereka tetapi tak berhasil menemukannya. Akhirnya, warga bersepakat mengadakan upacara perkabungan dan menganggap ketiga bersaudara itu telah meninggal.


Singkat cerita, janda cantik istri mendiang Umbu Dulla kemudian menjalin kasih dengan Teda Gaiparona, seorang pemuda tampan dari Kampung Kodi. Tetapi, karena peraturan adat tidak menghendaki percintaan mereka, sepasang kekasih ini kemudian melakukan kawin lari. Janda cantik itu pun diboyong oleh Teda Gaiparona ke Kampung Kodi. Tak berapa lama setelah peristiwa kawin lari tersebut, tiga bersaudara Ngongo Tau Masusu, Yagi Waikareri, dan Umbu Dula pulang kembali ke Kampung Waiwuang, dan mendapati berita bahwa Rabu Kaba telah dibawa lari oleh Teda Gaiparona.

Perselisihan pun tak dapat dielakkan. Tiga bersaudara ini bersama seluruh warga Waiwuang meminta pertanggungjawaban Teda Gaiparona karena telah melarikan Rabu Kaba. Akhirnya kesepakatan pun lahir, yaitu Teda Gaiparona harus mengganti belis (mas kawin) yang diterima oleh si janda cantik dari keluarga Umbu Dulla. Setelah itu barulah pernikahan secara adat dapat dilaksanakan. Usai pernikahan tersebut, Teda Gaiparona berpesan supaya warga melaksanakan Pasola. Dengan cara ini, diharapkan dendam kedua kampung tersebut dapat dilepaskan dengan permainan perang-perangan dan adu ketangkasan melempar lembing dari atas kuda.


Pelaksanaan Pasola sendiri sebetulnya merupakan bagian dari ritual kepercayaan Marapu (agama lokal masyarakat Sumba). dalam kepercayaan Marapu, elemen terpenting adalah menjaga keharmonisan antara manusia dengan nenek moyangnya. Sebab, arwah nenek moyang inilah yang akan membawa kesuburan dan kemakmuran bagi mereka. Nah, permainan Pasola biasanya diadakan sebagai puncak dari Pesta Adat Nyale, yaitu upacara adat untuk memohon restu para dewa dan arwah nenek moyang agar panen tahun tersebut berhasil dengan baik.
Waktu penyelenggaraan Pasola sangat bergantung pada hitungan para tetua adat (Rato) yang menafsirkan berbagai tanda-tanda alam, termasuk peredaran bulan. Perhitungan para Rato ini konon tidak pernah meleset. Buktinya, setiap hari pelaksanaan Pasola, di tepi pantai biasanya terdapat banyak nyale (cacing laut) sebagai tanda dimulainya permainan Pasola. Dalam kalender Masehi, Pasola diadakan antara bulan Februari hingga Maret di beberapa tempat di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.


Image result for tradisi Pasola (Nusa Tenggara Timur)

Dalam upacara tradisional Indonesia ini, akan ada dua kelompok yang melakukan “perang-perangan”. Setiap kelompok yang terdiri atas lebih dari 100 pemuda itu “berperang” dengan bersenjatakan tombak dari kayu yang ujungnya tumpul, dan juga mengenakan baju perang dalam adat mereka. Pada bulan Februari atau Maret setiap tahunnya, upacara ini akan digelar untuk menyampaikan doa kepada Tuhan, agar panen mereka pada tahun itu bisa berhasil.

Pelaksanaan Pasola sendiri sebetulnya merupakan bagian dari ritual kepercayaan Marapu (agama lokal masyarakat Sumba). , dalam kepercayaan Marapu, elemen terpenting adalah menjaga keharmonisan antara manusia dengan nenek moyangnya. Sebab, arwah nenek moyang inilah yang akan membawa kesuburan dan kemakmuran bagi mereka. Nah, permainan Pasola biasanya diadakan sebagai puncak dari Pesta Adat Nyale, yaitu upacara adat untuk memohon restu para dewa dan arwah nenek moyang agar panen tahun tersebut berhasil dengan baik.

sumber :

http://olandlapatau.blogspot.co.id/2010/12/pasola-tradisi-unik-perang-tarkam-di.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Pasola

https://wisatanusatenggara.wordpress.com/wisata-nusa-tenggara-timur/tradisi-pasola/

http://pusakapusaka.com/5-upacara-tradisional-indonesia-yang-unik-dan-khas.html

http://ajengseptiana96.blogspot.co.id/2014/11/tugas-ibd-softskill-kebudayaan.html

Pulau Derawan - Kalimantan Timur

Written by  

Pulau Derawan - Kalimantan Timur 

Berkas:Derawan Island East Kalimantan.jpg

         Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten BerauKalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat sejumlah objek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia.
Kepulauan Derawan memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk, Berau. Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan tersebut, yakni Pulau MaratuaDerawanSangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik.
Secara geografis, terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau PanjangPulau RaburabuPulau SamamaPulau SangalakiPulau KakabanPulau NabukoPulau Maratua dan Pulau Derawan serta beberapa gosong karang seperti gosong Muarasgosong Pinakagosong Buliulingosong Masimbung, dan gosong Tababinga.
Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu terumbu karangpadang lamun dan hutan bakau (hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijaupenyu sisikpauslumba-lumbakimaketam kelapaduyungikan barakuda dan beberapa spesies lainnya.
Kepulauan Derawan ini sedang dipromosikan oleh Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur, sebagai salah satu wisata andalan. Wisatawan lokal dan Mancanegara, makin berwisata disana, pilihan selain untuk menyelam, melihat proses bertelur penyu, juga menikmati pantai yang bersih dan indah. Sepanjang pantai bersih dan tidak ada sampah. Fasilitas komunikasi di Kepulauan Derawan sudah baik, sebagai contohnya adalah sudah terjangkau dengan sinyal 3G.
          Pulau Derawan, sebuah tempat wisata yang layak disebut sebagai “surga dunia” karena menyajikan sebuah keindahan wisata alam baik diatas laut maupun didalam laut yang sungguh mengagumkan. Dari atas laut, Pulau Derawan menyajikan sebuah hamparan permukaan air laut yang berwarna gradasi biru dan hijau, hamparan pasir putih, barisan pohon kelapa di pesisir pantai, serta rumah-rumah sederhana sebagai penginapan yang menjorok ketengah laut hampir 100 meter yang membuat kita dapat menikmati beraneka ikan warna-warni dan penyu yang berlalu lalang secara bebas dibawah kita. Bagaimana sangat indah bukan ?
         Tetapi tidak hanya sampai disitu, Pulau Derawan menyajikan wisata bahari yang tak kalah menarik. Disekitar perairan Pulau Derawan terdapat taman laut yang digunakan untuk wisata diving dengan kedalaman kurang lebih 5 meter. Di taman laut ini terdapat beraneka macam biota laut yang hidup dan berkembang secara berdampingan, diantaranya beraneka jenis terumbu karang, cumi-cumi, kuda laut, gurita, ikan pipa, belut pita, dan ikan skorpion. Pengunjung juga dapat meninjau beberapa pulau lainnya yang masih berada di sekitar Pulau Derawan yang tentunya memiliki keunikan wisata alam tersendiri, diantaranya ikan pari hitam yang memiliki lebar diameter 6 meter, ketam kelapa, lumba-lumba, penyu hijau, penyu sisik, paus, dugong, hingga danau yang berada ditengah laut. Sungguh tempat wisata yang sangat mengagumkan, tak heran tempat wisata ini sangat terkenal sampai mancanegara bahkan menduduki peringkat ketiga teratas di dunia sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf internasional.

Akses jalan:
  • Via Darat
Bagi yang sudah berada di Kalimantan bisa dengan jalan darat yang sudah tersambung walaupun di beberapa tempat jalannya masih rusak.

Rutenya: Palangkaraya –> Banjarmasin -> Balikpapan -> Samarinda -> Tanjung Redeb -> Tanjung Batu -> Pulau Derawan.
Rincian Biaya:
Banjarmasin-Samarinda (Bus) = Rp. 120.000-150.000

Samarinda – Tanjung Redeb (Travel semacam mobil Avanza)= Rp. 275.000-300.000
Tanjung Redeb – Tanjung Batu (Travel semacam mobil Avanza) = Rp. 100.000
Tanjung Batu – Pulau Derawan (Speedboat) = Rp. 100.000
  • Via Udara
Untuk via udara dari kota asal ada banyak penerbangan menuju Balikpapan, kemudian dari Balikpapan bisa melalui dua cara, yaitu lewat Berau atau lewat Tarakan. Kedua cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing masing. Yang lewat Tarakan kelebihannya adalah lebih murah dan lebih banyak pilihan penerbangannya dari pada melalui Berau.
Namun yang dari tarakan lebih jauh jalur lautnya untuk menuju Pulau Derawan dan tidak ada speedboat reguler atau untuk umum, sehingga harus menyewa sendiri. Lewat Tarakan lebih mudah bagi yang berangkat secara rombongan.Sedangkan dari Berau lebih mudah bagi yang sendiri karena ada banyak mobil travel umum menuju Tanjung Batu dan Speedboat umum menuju Pulau Derawan.
Maskapai yang melayani penerbangan Balikpapan ke Berau dan Balikpapan: Sriwijya Air, Wings Air, Kalstar, Garuda Indonesia. Untuk harga bervariasi tergantung musim dan maskapai, silahkan cek di masing-masing web untuk membandingkan harga.
Tempat tinggal:
Ada banyak tempat pilihan untuk menginap di Kepulauan Derawan, dari tingkat penginapan, homestay sampai Resort semua tersedia, tegantung budget anda yang tersedia.
Tempat yang paling lengkap ada di Pulau Derawan, yang paling murah adalah Penginapan Ilham (Rp. 100.000), untuk Homestay di Rumah penduduk sekitar Rp. 250.000. Di atas itu ada cottage yang di bangun di atas laut (Sekitar Rp. 300.000) serta Resort dengan harga di atas lima Ratus Ribu Rupiah hingga jutaan.
Alternatif lain untuk tinggal adalah di Pulau Maratua, di sini juga bisa menginap di homestay penduduk, tapi tarifnya lebih mahal sedikit daripada di Pulau Derawan. Yang punya uang lebih juga bisa mencoba menginap di Maratua Paradise Resort yang terkenal, tarinya permalam dari Rp. 990.000,- per orang per malam untuk Water Villa, dan Rp. 660.000,- per orang per malam untuk Beach Villa.

Wisata:
Atraksi utama di Kepulaun Derawan tentu saja yang berkaitan dengan wisata air dan bawah laut. Ada beberapa pulau yang bisa di kunjungi di Kepulaun Derawan, yaitu Pulau MaratuaKakaban,Sangalaki, Nabucco, Bakungan dan Pulau Derawan itu sendiri.
Aktifitas yang biasa dilakukan adalah berjemur di pantai, berenang, snorkeling, diving, serta melihat penyu
Ada banyak tempat penyewaan alat snorkeling di Pulau Derawan dengan tarif sekitar dan Rp. 50.000 per hari. Sedangkan bagi para diver juga tersedia beberapa Dive Centre dengan alatnya yang lengkap.
Untuk berkeliling di Pulau Derawan juga bisa dengan berjalan kaki karena pulaunya yang tidak terlalu besar. Sedangkan untuk ke pulau-pulau lainnya karena tidak ada kapal regular jadi harus menyewa sendiri.
Ada beberapa pilihan speedboat yang bisa digunakan untuk berkeliling sesuai, harga tergantung besar dan kapasitas penumpang.
Untuk speedboat dengan kapasitas 3 sampai 4 orang untuk satu hari Rp. 1.900.000 sampai Rp. 2.500.000 untuk satu hari. Speedboat dengan kapasitas 6 orang hingga 12 orang lebih mahal lagi. 

sumber :